Berhenti Ngeblog? Sekarang Adalah Waktu Yang Tepat Untuk Anda

By
Jika anda memang ingin menghasilkan uang dari Internet – jika anda ingin menjadi bagian dari orang-orang yang berpenghasilan besar melalui Blog, maka berhentilah Ngeblog mulai sekarang!

"What??? Sumpe loe?" (gaya ABG alay mode on)

No. Saya serius... Sangat serius...

Alasan mengapa saya meminta anda untuk berhenti blogging adalah karena anda tidak akan pernah bisa beranjak dari tempat anda sekarang jika masih berpikiran diri anda hanyalah seorang blogger.

mengapa sekarang waktunya anda berhenti ngeblog

Seperti janji saya, artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas alasan mengapa posting artikel setiap hari tidak perlu dilakukan (silahkan baca dulu jika anda belum membacanya) – dan apa yang sebaiknya dilakukan.

Seseorang yang menganggap dirinya ‘hanya’ sebagai blogger akan merasa bahwa produk akhir mereka adalah artikel.

Anda harus terus posting banyak artikel. Jika sudah lewat hingga berhari-hari, dan anda masih saja belum bisa mem-posting sesuatu yang baru – maka anda akan memiliki perasaan (membatin) jika anda sepertinya sudah gagal.

Saat anda ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung ke blog anda, maka jawaban yang terlintas di pikiran anda adalah... posting lebih banyak artikel lagi!

Apakah itu salah?

Tentu tidak. Memang seperti itulah yang namanya ngeblog (blogging). Menulis... dan terus menulis... Mendapatkan komentar, share, dan retweet menjadi salah satu tolak ukur kesuksesan yang cukup membuat anda merasa sangat senang.

Namun kemudian anda mengatakan, “Saya juga ingin mendapatkan uang dari blog saya.”

Maka langkah selanjutnya sudah bisa ditebak. Seperti biasa... google adsense dan produk-produk yang menggunakan sistem affiliate menjadi pilihan utama.

Stres dengan Penghasilan Blog Adsense Anda yang 'segitu-segitu' aja?
Coba cari tahu Apa Masalahnya... Klik Disini

Alasannya jelas, adsense sangat mudah karena anda tinggal memasang banner dan link iklan dalam blog. Sedangkan untuk produk affiliate, banyak blogger yang memandangnya kurang lebih sama – bedanya hanya pada "uang-nya" saja yang berdasarkan komisi dari penjualan.

Masalahnya, 2 model ‘Blog Monetization’ tadi membutuhkan traffic yang sangat banyak agar bisa mendapatkan ‘penghasilan besar’. Terutama untuk adsense – yang memang merupakan primadona-nya mayoritas blogger di Indonesia.

Lalu bagaimana agar blog anda bisa mendapatkan visitor yang berlimpah? Kembali ke jawaban awal – posting lebih banyak artikel lagi.

Kembali ngeblog (menulis artikel) dan terus ngeblog hingga akhirnya anda jenuh atau kehabisan ide tulisan.

Coba Berhenti Sejenak! Mari Kita Berbicara Fakta Sebenarnya.


Dari apa yang saya lihat dan ketahui selama ini, kebanyakan ‘Mastah’ yang mengajarkan bisnis online dalam blog mereka sebenarnya tidak memiliki cukup pengalaman diluar bisnis online yang mereka jalani.

Jadi yang mereka ajarkan adalah hal-hal yang memang ‘berhasil’ untuk mereka. Kebanyakan malah hanya membahas mengenai berbagai tools yang membantu pekerjaan mereka – serta teknik dan cara menggunakannya. Sedangkan essensi terpenting dan prinsip pola pikir hampir tidak pernah disentuh sama sekali.

Sehingga sangat wajar jika yang muncul kemudian hanyalah para copycat (peniru) – wajar jika mayoritas orang merasa sulit untuk menyadari apa yang bisa berhasil untuk diri mereka sendiri – wajar jika akhirnya banyak yang GAGAL.

Faktanya…

Ngeblog memang bisa menghasilkan ‘Uang Besar’. Namun itu tidak mudah – dan tidak banyak orang yang dapat mencapainya.

Jika anda termasuk salah satu dari mereka yang belum merasakan kesuksesan di dunia online, maka mungkin selama ini anda telah fokus pada hal yang salah.

Perhatikan!

NGEBLOG itu hanyalah kegiatan yang anda lakukan. Itu BUKAN sesuatu yang bisa anda jual. Karena itu, NGEBLOG bukanlah cara terbaik untuk mendapatkan uang secara online – bukan untuk kebanyakan orang.

Satu-satunya syarat untuk bisa mendapatkan ‘Penghasilan Tinggi’ dengan ngeblog adalah apabila anda berhasil membangun basis visitor yang besar dan bisa mendatangkan traffic yang berlimpah ke blog anda.

Tentu saja itu sangat mungkin, namun jangan pernah menganggap jika itu mudah dan bisa diperoleh dalam waktu singkat.

Apalagi jika anda membaca riset terbaru dari Glen (Viperchill), dimana dia mengungkapkan jika saat ini mayoritas halaman 1 SERP hanya dikuasai oleh 16 raksasa Media Dunia. Tentu saja riset tersebut hanya berdasarkan keyword-keyword berbahasa Inggris, namun ‘trik SEO’ yang disebutkannya juga sudah diterapkan oleh beberapa jaringan Media Besar di Indonesia.

alasan mengapa anda harus berhenti ngeblog

Hanya menunggu waktu saja untuk halaman hasil pencarian Google Indonesia juga disapu bersih oleh web-web dari jaringan media-media besar tersebut.

Lalu apa yang tersisa bagi anda? Seyakin apa anda bisa bersaing dengan mereka?

Jadi saya rasa saat ini memang betul-betul waktu yang tepat bagi anda untuk berpikir ulang.

Waktunya untuk mulai melakukan apa yang seharusnya memang anda lakukan.

Berhenti Ngeblog dan Mulai Lakukan Content Marketing


"Content Marketing? Apa bedanya dengan Ngeblog?"

Mungkin serupa – namun yang jelas tidak sama. Content marketing bukanlah istilah lain dari blogging (ngeblog).

Walaupun secara bentuk konten (artikel, gambar, video, infografis, dll) sama, dan sama-sama menembak kata kunci, juga sama-sama dimuat dalam blog – namun secara prinsip dan pola pikir kedua hal tadi benar-benar berbeda.

NGEBLOG. Anda memulainya dengan sebuah blog.

Apa yang anda kerjakan? Ya tentu saja... ngeblog (membuat dan memposting konten).

Setelah itu anda berusaha untuk mencocokkan blog anda dengan beberapa model blog monetization untuk mendapatkan penghasilan – karena itu pilihan paling logis adalah dengan advertising dan affiliate.

Tidak sedikit pula blogger yang main ‘hantam kromo’ dengan memasang berbagai banner affilate – walau produk yang ditawarkan tidak matching dengan blog mereka. Jadi tidak heran jika konversinya sangat-sangat rendah – bahkan 0 penjualan.

CONTENT MARKETING. Anda memulainya dengan sebuah BISNIS.

Tentu saja, kata ‘marketing’ adalah sinyal yang jelas jika ada sesuatu yang ingin anda jual disana. Dan anda menggunakan konten untuk memasarkan ‘apapun’ yang ingin anda jual tersebut.

Medianya sama, sudut pandangnya berbeda – cara melakukannya juga berbeda.

Seorang blogger memulai dengan membuat sebuah blog, lalu dilanjutkan dengan ngeblog. Sedangkan seorang content marketer memulai dengan sebuah bisnis, lalu menggunakan blog untuk memasarkannya.

Ngeblog VS Content Marketing


Agar anda dapat semakin jelas melihat perbedaannya, maka perhatikan beberapa hal berikut:
  • Seorang Blogger akan terus berusaha membuat sebanyak-banyaknya konten – dan akan merasa kebingungan jika sudah cukup lama tidak melakukan posting pada blog-nya. Sedangkan seorang Content Marketer hanya akan posting jika dia memang memiliki alasan untuk melakukannya.

  • Seorang Blogger senang membahas (memperdebatkan) seberapa sering mereka harus melakukan posting. Sedangkan seorang Content Marketer tidak pernah peduli dengan itu – karena konten mereka memang dibuat berdasarkan tujuan yang telah ditetapkan.

  • Mayoritas Blogger menghabiskan 80% dari waktu mereka hanya untuk menulis posting blog... lagi dan lagi... Sedangkan seorang Content Marketer hanya menghabiskan 20% waktu mereka untuk menulis posting blog.

  • Seorang Blogger selalu beranggapan bahwa kunci untuk menambah traffic adalah dengan posting... dan posting terus... Sedangkan seorang Content Marketer sangat paham bahwa traffic bisa datang dari mana saja, dan bahkan bisa dibeli dengan mudah – mereka hanya perlu mempersiapkan konten yang dapat ‘mengikat’ mayoritas visitor yang masuk untuk menjadi loyal visitor.

  • Seorang Blogger lebih merisaukan jumlah komentar ataupun share. Sedangkan seorang Content Marketer lebih memperhatikan metrik yang langsung berhubungan dengan UANG – seperti tambahan jumlah subscriber (lead) ataupun penjualan yang terjadi.

  • Seorang Blogger tidak memiliki apapun untuk dijual – dan ide untuk membuat sesuatu untuk dijual terasa begitu sulit dan berat ... hal yang mungkin diakibatkan karena mereka terlalu sibuk memikirkan ide-ide postingan  baru. Sedangkan seorang Content Marketer memandang bahwa tidak memiliki apa-apa untuk dijual adalah hal yang Ironis – terutama jika mereka mengatakan ingin memiliki penghasilan besar dari blog.

  • Seorang Blogger membuang banyak waktu untuk mencari informasi dan membaca berbagai artikel tentang cara mengembangkan blog dan meningkatkan jumlah visitor – dan seringkali ini membuat otak mereka penuh dan berakhir dengan tanpa melakukan apa-apa. Sedangkan seorang Content Marketer menghabiskan waktu mereka hanya untuk membangun BISNIS mereka.

Jadi..., Yang Mana Anda Pilih?


Bukan tanpa alasan jika saya membagikan High Quality Niche Blog Blueprint beberapa bulan yang lalu. Semuanya semata-mata hanya untuk memperlihatkan jika ada cara yang lebih efisien dan layak untuk dilakukan jika ingin mendapatkan penghasilan besar melalui blog anda.

Satu-satunya hal yang menghalangi orang-orang untuk bisa memahami isi Blueprint tersebut adalah apa yang sudah saya sampaikan di atas – mereka terlalu sibuk memikirkan posting... dan posting terus... Sehingga mereka melupakan bahwa untuk bisa mencapai tujuan mereka (mendapatkan uang melalui blog), mereka harus melihat dan memperlakukan blog mereka sebagai sebuah BISNIS.

Cara untuk memulainya dengan benar adalah bukan dengan membuat sebuah blog terlebih dahulu. Sebelum membuat blog, hal pertama yang harus anda pahami adalah market-nya. Setelah itu anda harus memiliki produk yang benar-benar pas dengan market tersebut.

Jika kedua hal tersebut telah terpenuhi, maka tiba waktunya bagi anda membuat blog – menggunakan strategi yang tepat untuk membangun basis visitor yang benar-benar tertarget. Anda memberikan apa yang mereka cari, anda memotivasi mereka, anda meng-edukasi mereka, dan tentu saja – anda mendapatkan uang dari apa yang anda berikan untuk mereka.

Apa tetap bisa meng-uangkan blog dengan Adsense?

Tentu saja, itu sudah otomatis. Bahkan anda bisa mendapatkan nilai CPC yang lebih baik – karena blog yang anda bangun memang tertarget. Dan para pengiklan besar sangat menyukainya.

Ini bukan lagi Ngeblog dalam artian tradisional – it’s Beyond!

HWSEO – dan Blogging Path Beyond Private Blog – adalah mengenai bagaimana membangun sebuah bisnis dengan melakukan content marketing. Alasan mengapa bisa sukses tentu saja karena saya menggunakan pendekatan yang memang tertarget. Dengan itu saya menjadi lebih mudah dalam memprediksi semuanya.

Dan ini bisa diterapkan di berbagai bidang bisnis, apakah itu informasi – software – pelatihan – jasa – hingga untuk penjualan produk fisik. Semuanya bisa merasakan bagaimana content marketing yang dilakukan dengan benar akan meningkatkan penghasilan secara signifikan – walau dengan jumlah visitor yang sama.

Kuncinya hanyalah pada penyesuaian strategi dan metode berdasarkan tipe masing-masing market.

Karena itu, jika anda ingin melakukan transisi sebelum semuanya terlambat – maka segeralah melakukannya. Jangan ditunda-tunda. Blog lama andapun masih bisa di-rebranding kembali. Banyak blogger yang melakukannya – dan mereka bersyukur telah melakukannya.

Apabila anda sudah siap mengambil satu langkah lebih dekat dengan impian anda untuk mendapatkan penghasilan maksimal melalui blog anda, maka pertimbangkanlah untuk bergabung dengan Blogging Path Beyond Member Area sekarang – mumpung biaya yang saya tetapkan masih sangat-sangat terjangkau (karena masih perkenalan).

Note: Biaya akan terus saya naikkan secara bertahap – seiring bertambahnya Materi Praktis yang diberikan. Semakin cepat bergabung maka semakin sedikit biaya yang anda keluarkan.

Namun jika anda belum siap dan ingin mengetahui terlebih dahulu seperti apa kira-kira proses kerjanya secara menyeluruh, maka silahkan anda download High Quality Niche Blog Blueprint secara gratis.

So, good luck!

Punya tanggapan atau pertanyaan? Silahkan tinggalkan dalam kolom komentar, saya akan dengan senang hati menjawabnya.

6 komentar:

  1. hmm... Content marketing ....???

    wah ...perlu pemikiran ulang nich ... memang betul kata mas Hendra... kadang postingan 400 kata sebanyak 100 artikel pun kadang hanya menghasilkan 30UV/ day ....

    nampaknya harus mempelajari membuat 'content marketing' .... apa yang dibutuhkan manusia ...

    tks inspirasinya mas...

    salam

    BalasHapus
  2. Saya Blogger sejak 2011. Saya baru menemukan blog Mas Hendra ini. Selama ini saya mengandalkan posting. Saya terus ngakali, bagaimana bisa terus posting, dan berusaha agar tidak double content.
    Artikel 'content marketing' sangat menginspirasi, terutama terkait dengan hisnis yang saya jalankan.
    Makasih Mas Hendra, inspirasinya...
    Selamat terus berbagi..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Mas Taufiq, senang rasanya jika tulisan di atas bisa dirasa bermanfaat. Sukses buat bisnisnya...!

      Hapus