Masa Depan SEO: Apa Yang Harus Dilakukan Para Blogger?

By
SEO sudah mati.

Sepanjang tahun kemarin saya menemukan banyak tulisan (baik itu pada postingan di blog, forum, ataupun grup-grup IMers di media sosial) yang mengatakan bahwa SEO sudah tidak penting lagi.

Mereka yang setuju mengatakan, bahwa saat ini yang paling penting adalah memberikan konten yang bermanfaat bagi visitor. Titik!

Saya pribadi sangat setuju dengan pernyataan tersebut – kita memang harus mengutamakan visitor kita. Namun begitu, saya tidak setuju jika SEO dikatakan sudah mati. Karena yang mati adalah "old school" SEO (teknik SEO Kuno).

teknik SEO saat ini dan masa depan

Jadi apabila anda masih memikirkan berapa % harus menggunakan keyword pada artikel, berkomentar di banyak blog hanya untuk mendapatkan backlink, ataupun menggunakan teknik-teknik SEO kuno lainnya – maka stop melakukan itu mulai sekarang! Itu adalah hal yang PERCUMA.

Search Engine selalu berkembang. Search Engine berevolusi.

Tujuan utama mengapa Search Engine ada adalah untuk membantu para pengguna Internet agar mudah menemukan informasi yang sesuai dengan yang mereka butuhkan.

Orang-orang di balik Search Engine (seperti Google, Bing, Yahoo! Search, AOL, dll) juga sangat paham – bahwa mereka bukan hanya harus memastikan pengguna mereka mendapatkan informasi yang sesuai – namun juga informasi yang berkualitas.

Para teknisi (khususnya Google) selalu aktif mencari pola-pola baru yang digunakan oleh orang-orang untuk memanipulasi hasil pencarian di Search Engine. Semakin banyak orang yang memakainya, maka semakin cepat pula sistem mereka mendeteksinya – dan “menyapu bersih” semuanya.

Karena itu, memakai jasa backlink juga bukan merupakan hal yang pintar, apalagi yang murah meriah (kecuali anda tahu bagaimana mensiasatinya dan juga siap dengan resikonya).

Lalu apa yang harus dilakukan?

Masuki Era Baru Dalam Dunia SEO: Ikuti Perkembangan Search Engine!

Note:
  • Mulai disini, setiap kali saya mengatakan Search Engine, maka yang saya maksud adalah Google.

Search Engine sudah sangat jauh berbeda dari beberapa tahun yang lalu.

Jika dulu kita dapat dengan mudah membuat sebuah artikel muncul di halaman 1 dan bertahan lama hanya dengan pengaturan seo onpage yang baik dan membuatkan backlink – maka sekarang tidak lagi. Tidak semudah dulu.

Perhatikan!

Backlink tetap penting! Google masih memakainya sebagai salah satu faktor dalam menentukan peringkat Website / Blog / Konten.

Memastikan SEO Onpage sudah ter-setting secara optimal juga sebuah keharusan – karena itu akan membantu Spider (Google Bot) untuk lebih mudah dalam membaca, mendata, dan memahami isi Blog (konten blog) anda.

Namun kedua SEO Standar di atas masih belum cukup.

Selain ingin membuat Blog (konten blog) anda berhasil menembus halaman pertama dengan mudah, anda tentu juga ingin agar hasil yang anda dapatkan tersebut dapat bertahan lama.

Dan Kunci untuk mendapatkan hal tersebut hanya 1 – ENGAGEMENT.

Tanda dari sebuah konten yang berkualitas dapat dilihat dari berbagai sinyal yang menunjukkan "user engagement" (keterlibatan pengguna).

Agar anda lebih mudah dalam memahami apa itu Engagement – maka coba perhatikan Facebook!

Algoritma EdgeRank yang digunakan oleh Facebook secara umum bekerja berdasarkan engagement (keterikatan / keterlibatan). Orang-orang yang paling mungkin akan selalu melihat ‘update status’ anda adalah mereka-mereka yang paling sering terlibat dengan status anda – entah sekedar memberikan like, berkomentar, ataupun meng-klik link dan membaca posting yang anda bagi.

Dalam dunia Blogging saat ini, hal yang sama juga terjadi.

Untuk bisa lebih akurat dalam memperkirakan kualitas dari sebuah konten – Google juga menggunakan berbagai sinyal yang menunjukkan user engagement.

Dan kata lain dari User Engagement – tidak lain dan tidak bukan – adalah User Experience.

Itulah yang harus diperhatikan oleh para Blogger saat ini dan saat mendatang.

SEO Masa Depan itu Bernama UXO

UXO = User Experience Optimization

Sejak awal membangun HWSEO (pertengahan 2015), saya berkali-kali menyebutkan pentingnya untuk memperhatikan user experience dalam postingan-postingan saya. Jika anda perhatikan studi kasus yang saya muat dalam artikel "Teknik SEO Psikologi" – itu adalah salah satu contoh dari UXO.

Karena visitor sesungguhnya adalah manusia, maka terlepas dari apapun teknik yang anda gunakan – SEO yang terbaik itu adalah yang dilakukan secara beriringan dengan peng-optimalan pengalaman pengguna (user experience).

Lalu, Bagaimana Cara Google Menentukan Engagement?

Misi dari Google sangat sederhana:

To provide the best user experience to people who use Google. (Untuk memberikan pengalaman pengguna terbaik bagi orang-orang yang menggunakan Google.)

Untuk bisa memenuhinya, Google selalu berusaha memastikan bahwa hanya konten terbaik dan berkualitas tinggi saja yang muncul pada posisi-posisi teratas. Jika dulu semuanya hanya berdasarkan relevansi kata kunci dan backlink, maka sekarang tidak lagi.

Berikut ini beberapa sinyal yang dipakai oleh Google dalam mengumpulkan data:

  • CTR (Click-through rate)
  • Scroll depth (kedalaman gulir)
  • Time op page (waktu yang dihabiskan pada halaman)
  • Social share
  • Natural backlink
  • Bounce rate (tingkat pentalan)
  • Ejaan dan tata bahasa (sebagai tanda kualitas)

Sekarang mari kita membahas beberapa poin di atas dan bagaimana cara meng-optimalkannya.

CTR dan Cara Mengoptimasinya


Saat anda melakukan pencarian di Google, coba arahkan kursor pada link (apapun) – maka anda akan melihat jika itu tidak akan langsung mengarah ke alamat halaman web/blog tersebut. Jika yang muncul langsung alamat web/blog, maka coba klik kanan, anda akan melihat seperti ini:

tracking yang dilakukan Google untuk menentukan CTR

Google selalu mendata setiap lalu-lintas yang terjadi pada halaman Search Result menggunakan tracker mereka sendiri.

Dan seperti yang pernah saya katakan, untuk halaman 1 (khususnya posisi 5 besar), bukan peringkat yang menentukan CTR – tapi CTR yang menentukan peringkat. Studi kasus yang pernah saya posting dulu cukup untuk dijadikan bukti.

Karena itu, anda harus bisa mengoptimalkan CTR.

Bagaimana caranya?
  • Pastikan judul postingan yang muncul di halaman hasil penelusuran Google cukup menjual (menarik untuk di-klik). Skill dalam membuat Headline yang baik merupakan sebuah keuntungan.
  • Pastikan pula meta deskripsi yang muncul di bawah judul cukup menjelaskan apa yang akan didapatkan oleh visitor – memancing mereka agar semakin ingin meng-klik. Skill dalam copywriting merupakan sebuah keuntungan.
  • Jika posting yang ingin anda rangking berupa Video, maka pastikan untuk menggunakan thumbnail video yang paling menarik. Ini juga akan dimunculkan di SERP.

Scroll Depth dan Cara Mengoptimasinya


Secara sederhana, scroll depth adalah ukuran seberapa jauh visitor anda men-scroll ke bawah pada sebuah halaman di Blog anda.

Logikanya seperti ini... jika halaman pada blog anda memang benar-benar menarik – maka mayoritas dari visitor yang masuk ke halaman tersebut pasti akan terus men-scroll hingga bawah.

Dan “menarik” adalah salah satu kata lain dari “kualitas”.

Anda bisa menggunakan tools seperti CrazyEgg untuk mengetahui sejauh mana orang-orang (visitor) men-scroll ke bawah pada halaman blog anda.

scroll depth sebagai salah satu faktor SEO

Anda juga bisa menggunakan Scroll Depth add-on untuk Google Analytics, sehingga anda dapat mengeceknya melalui akun analytics. Dan bagi pengguna WordPress, WP Scroll Depth plugin akan membuat anda lebih mudah dalam mengintegrasikan jenis pelacakan ini pada Blog anda.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan kemungkinan agar orang-orang mau men-scroll lebih jauh ke bawah?

Kunci paling utama tentu terletak pada konten anda sendiri. Hal ini agak sedikit sulit untuk dimanipulasi. Artikel yang panjang cenderung mengundang orang untuk men-scroll lebih jauh ke bawah, selama bahasa yang digunakan mudah dimengerti dan format (cara penyajian) artikel enak dipandang – maka itu akan sangat banyak membantu.

Anda bisa mencoba beberapa taktik berikut ini:
  • Sajikan Infografis. Orang-orang biasanya akan menggulir (men-scroll) untuk melihat keseluruhan gambar.
  • Sajikan lebih banyak gambar. Orang-orang senang melihat gambar, apalagi jika gambar yang anda gunakan sangat berkualitas dan benar-benar sesuai dengan isi konten.
  • Berikan “teaser” (kalimat yang memancing/menggoda) di awal-awal artikel. Jika mereka mendapat petunjuk akan apa yang akan menanti mereka di bawah, maka mereka akan terus men-scroll hingga menemukan apa yang dijanjikan tersebut.
  • Buat Super Artikel. Ini adalah jenis posting yang lengkap (mendetail) dengan banyak gambar dan bisa juga ditambah video di dalamnya. Model artikel ini sangat-sangat “BERGUNA”, dan orang-orang sangat menyukainya. Mereka akan sering bolak-balik ke artikel tersebut jika belum selesai membaca/melihatnya.

Meningkatkan Time On Page dan Mengurangi Bounce Rate


Perhatikan!

Taktik yang sudah saya bagikan untuk mengoptimalkan scroll depth di atas sekaligus berguna untuk meningkatkan time on page pada laman Blog anda. Jadi anda mendapatkan manfaat ganda dari strategi yang sama.

Selanjutnya adalah mengenai Bounce Rate.

Penting untuk anda pahami bahwa tidak semua Industri / Niche / Topik – memiliki patokan nilai bounce rate yang sama dalam penentuan kualitas kontennya.

Jika sebuah konten mendapatkan rata-rata time on page yang lama, maka nilai bounce rate yang tinggi tidak akan menjadi sebuah masalah. Konten tersebut tetap mendapatkan skor engagement yang baik.

Bounce rate yang tinggi akan menjadi masalah apabila orang-orang juga hanya sebentar berada di halaman tersebut, lalu keluar (baru beberapa detik langsung keluar lagi).

Apapun teknik yang anda gunakan untuk merangking konten anda supaya masuk di halaman 1 Google Search, jika time on page-nya buruk dan nilai bounce rate-nya tinggi – maka jangan harap konten anda bisa "duduk tenang" di posisinya dalam waktu lama.

Lalu bagaimana cara mengurangi bounce rate?

Langkah yang paling mudah adalah dengan cara menambahkan internal link dalam konten anda. Dan agar efeknya menjadi semakin meningkat, anda bisa memanfaatkan Teknik Headline dalam membuat internal link tersebut.

Perhatikan Ejaan Dan Tata Bahasa


Ingat!

Anda harus meningkatkan nilai engagement. Dan visitor sebenarnya dari Blog anda adalah manusia.

Fakta:
  • Mayoritas manusia di dunia ini – apapun bahasanya – memang bukanlah ahli bahasa dan tidak pernah menggunakan tata bahasa yang benar ketika berbicara (bercakap-cakap).

Namun begitu, ini juga fakta:
  • Bahwa kesalahan penulisan (typo) dan penggunaan kata yang kurang tepat (walaupun bermakna sama) akan membuat siapapun yang membacanya akan merasa kurang senang.

typo dalam artikel merusak engagement

Jika dalam sebuah konten kita menemukan terlalu banyak typo dan/atau kalimat-kalimat yang membuat bingung (terasa aneh dan janggal), maka tentu kita akan langsung menyimpulkan jika si Pemilik Blog tidak serius dalam membuat konten – atau tidak mengerti dengan apa yang dia tulis (hanya tukang jiplak).

Hal tersebut tentu akan menghilangkan rasa percaya kita kepada si Pemilik Blog maupun Blog itu sendiri. Kita akan menandai Blog tersebut dalam ingatan kita – dan tidak mau lagi untuk masuk.

Sekarang, apa bedanya kita dengan para visitor blog kita?

Tidak ada. Mereka sama dengan kita.

Karena itu, tinggalkan spinner artikel! Software tersebut sudah TAMAT.

Pastikan anda menulis sendiri konten anda menggunakan gaya bahasa anda pribadi – itulah yang akan membuat konten anda menjadi dan terasa unik.

Jangan buru-buru ingin segera mem-publish konten anda!

Baca ulang, atur ulang tampilannya, perbaiki kalimat yang membingungkan, perbaiki kesalahan typo. Pastikan bahwa diri anda sendiri sudah merasa puas dengan apa yang anda tulis. Jika sudah, maka itu waktunya untuk mem-publish konten anda.

Sebagai Kesimpulan


Sekarang, coba bayangkan jika seandainya anda berhasil membuat konten seperti itu..., yang mampu mendapatkan klik – memiliki bounce rate rendah – memiliki time on page yang bagus – dan membuat orang-orang terus men-scroll ke bawah..., tentu itu akan menjadi salah satu konten yang sempurna bagi Blog anda!

Itu akan melesatkan nilai engagement Blog anda. Orang-orang akan mengingat Blog anda, mereka akan sering bolak-balik mengunjungi Blog anda – karena mereka akan merasakan seperti telah menemukan "tambang emas".

Apa yang terjadi setelah itu?

Google akan menaikan peringkat Blog (konten Blog) anda. Orang-orang akan mulai membicarakan Blog anda, men-share konten anda, dan memberikan backlink (yang benar-benar berkualitas).

Hanya masalah waktu – dan itu juga akan cepat terjadi – anda akan merasakan ledakan visitor pada Blog anda, yang tetap stabil serta terus meningkat.

Seperti itulah SEO yang efektif pada saat ini dan masa mendatang.

Jadi lakukan apa yang sudah saya sampaikan di atas, dan anda akan lebih siap dalam menghadapi persaingan di masa depan. So..., good luck!

Silahkan tinggalkan tanggapan ataupun pertanyaan jika anda memilikinya, sebisa mungkin pasti akan saya balas.

0 komentar:

Posting Komentar