Cara Melakukan Branding: Dengan Baik dan Benar

By
Bagi orang yang ingin mengembangkan bisnisnya secara online, atau bagi anda yang memang ingin membangun sebuah blog serius untuk jangka panjang, maka pertanyaan – “Bagaimana cara melakukan branding dengan baik dan benar?” – adalah sebuah keharusan.

Alasannya?

Artikel sebelumnya mengenai pentingnya melakukan branding saya rasa sudah sangat cukup menjelaskan keuntungan-keuntungan apa saja yang akan anda dapatkan, jadi silahkan dibaca (mungkin anda melewatkannya).

cara melakukan branding untuk blog

Agar dapat menciptakan dan membangun sebuah brand yang kuat, maka ada beberapa pertanyaan mendasar yang harus anda selesaikan terlebih dahulu.

Ini penting!

Karena walaupun anda sudah mengetahui – '9 Langkah Terstruktur Menjadikan Blog Anda sebagai Brand Yang Kuat' (yang saya bagikan pada materi ekslusif terakhir) – namun hal tersebut akan menjadi semakin mudah dilakukan jika anda dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mendasar ini dengan baik.

Mari kita membahasanya secara lebih mendalam.

Pahami dan ikuti langkah-langkah berikut dengan benar – maka anda akan semakin mudah meraih ‘Gold’ anda dalam bisnis online yang sedang/akan dibangun.

Langkah Untuk Menentukan Brand Blog Anda

Sebelum anda memulai merencanakan strategi pemasaran online untuk brand anda, beberapa hal yang harus anda lakukan antara lain:

1. Tentukan Tujuan Anda

Hal pertama yang harus anda pahami adalah, “Mengapa anda melakukannya?”.

Sepertinya pertanyaan mudah, namun jika anda bisa menjawabnya dengan benar, maka itu akan mengantarkan anda pada inti bisnis anda sesungguhnya. Brand anda!

Untuk membantu diri anda menemukan jawaban yang benar, maka cobalah memulainya dengan pertanyaan-pertanyaan berikut:
  • Mengapa saya membagun blog ini?
  • Mengapa saya memilih niche ini?
  • Mengapa saya ingin membantu kelompok (orang) ini?
  • Mengapa ini penting bagi saya?
Silahkan tambahkan sendiri pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terlintas di benak anda. Mulailah dengan “mengapa”, dan catat setiap jawaban anda. Hal ini akan mengantarkan anda pada tujuan sebenarnya.

Becky Mansfield dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan di atas dengan sempurna  – dan anda bisa mencontoh bagaimana dia berhasil mengembangkan YourModernFamily.com dari penghasilan Rp.0/bulan menjadi sebuah blog raksasa dengan penghasilan sekitar Rp.380juta/bulan hanya dalam waktu 2,5 tahun.

Tujuannya sangat jelas: membantu para ibu menjadi istri yang baik dan menjadi ibu yang hebat bagi anak-anak mereka. Dan ini sangat terasa pada semua konten dalam blog-nya.

2. Pilih Kepribadian dan Image Anda

Setelah anda selesai menjawab pertanyaan “mengapa saya melakukannya”, selanjutnya tanyakan ini pada diri anda: “Apa brand saya?”.

Jawaban dari pertanyaan ini akan membantu anda membentuk brand anda menjadi sebuah kerangka – dimana anda akan memasukkan ide, nilai, dan pesan anda.

cara steve jobs melakukan personal branding

Untuk membantu anda mendapatkan jawaban yang tepat, coba jawab pertanyaan berikut:
  • Image apa yang ingin saya pakai untuk brand saya?
  • Bagaimana saya ingin dipandang? Apa saya ingin terlihat santai dan mudah dihubungi – atau – apakah saya ingin terlihat formal seperti perusahaan, dll?
  • Apa saya bisa tetap dengan identitas tersebut seiring berjalannya waktu?
Khusus untuk pertanyaan terakhir, ini adalah yang paling penting – karena visitor anda membutuhkan identitas yang konsisten dan solid. Kemampuan anda dalam menunjukkan konsistensi terhadap brand yang ditampilkan akan sangat menentukan loyalitas dari visitor ataupun konsumen anda.

3. Tentukan Nilai Lebih Anda

Setelah anda selesai memilih bagaimana anda ingin terlihat di mata visitor ataupun konsumen, maka selanjutnya adalah menjawab pertanyaan: “Siapa saya sebenarnya?”.

Jawaban dari pertanyaan ini akan membuat anda mengetahui nilai lebih apa yang anda tawarkan ke visitor ataupun konsumen blog anda.

Hal ini juga akan membantu anda tetap konsisten dengan image brand yang anda tetapkan sebelumnya.

Sebagai contoh untuk mempermudah anda:

Awal bulan Oktober kemarin saya diminta membangun sebuah website untuk seorang Designer Muda tanah air yang baru merintis karier.

Tema umum web tersebut sudah pasti adalah Fashion, sedangkan niche yang diambil adalah Street Fashion dan Monochrome Style.

Lalu apa nilai lebih dari produknya yang dapat saya angkat sebagai bagian dari Brand?

Setelah saya perhatikan puluhan foto dari busana hasil rancangannya, saya mendapati ada 1 kesamaan – semua rancangannya memiliki gaya potongan yang “unik” di mata saya – walau tetap terlihat sangat indah dan ekslusif saat dipakai (apalagi dia memakai jasa model profesional dan fotografer yang sudah ‘go international’).

cara saya mem-branding website klien

Nah, gaya potongan – yang kemudian saya ketahui sebagai ‘edgy and modern cut’ – inilah yang kemudian saya angkat sebagai nilai lebih untuk Brand-nya.

Tergantung dari niche atau produk yang anda tawarkan dalam blog anda, anda harus menentukan Nilai Lebih yang membuat anda berbeda dengan yang lain. Bisa berupa layanan tertentu, produk itu sendiri, dll. Tanpa itu, maka akan susah bagi anda untuk dikenal sebagai sebuah Brand yang solid.

4. Tentukan Budaya Anda

Integritas adalah bagian yang sangat penting dalam membangun sebuah Brand atau proses Branding.
Terlepas apakah anda seorang individual blogger seperti saya, atau anda membangun website untuk perusahaan anda – menentukan budaya tertentu dan konsisten dalam menampilkannya dalam blog/web akan menguatkan brand anda.

Sebagai contoh:

Jika anda individual blogger – maka hal-hal yang perlu diperhatikan antara lain:
  • Bagaimana cara anda akan menyapa atau berkomunikasi dengan visitor – gunakan  gaya bahasa yang sama di semua konten anda.
  • Seberapa rutin anda akan meng-update blog (menambahkan konten baru) – seperti yang saya pernah katakan, “bukan masalah seberapa banyak atau seberapa sering – namun seberapa rutin”.
  • Seperti apa anda akan menampilkan konten – termasuk dalam hal ini adalah pemilihan gambar.
  • Dll.
Jika anda membangun brand untuk web perusahaan – maka yang patut diangkat adalah:
  • Bagaimana anda akan mendeskripsikan perusahaan itu sendiri (gambar sangat penting)
  • Bagaimana anda akan menggambarkan para karyawan dalam bekerja (gambar sangat penting)
  • Tingkat kepuasan seperti apa yang akan para konsumen dapatkan dari produk atau layanan perusahaan anda
  • Dll
Pengambaran yang selalu sama dan konsisten akan membuat anda cepat dikenal sebagai sebuah brand yang solid oleh visitor.

5. Komunikasikan Brand Anda Kepada Visitor

buat visitor dan konsumen mengenal brand andaSetelah semua pertanyaan di atas terjawab, maka anda bisa masuk ke proses selanjutnya, yaitu: menentukan strategi marketing untuk brand anda – membuat brand anda dikenal secara luas dan mendapatkan visitor yang benar-benar tertarget.

Dan seperti yang telah saya janjikan di atas, saya yakin penjabaran ini akan membuat anda semakin mudah melakukan 9 Langkah Branding yang telah saya bagikan sebelumnya.

Dengan menjawab semua pertanyaan di atas + riset dan analisa market yang jelas, maka menentukan ‘bagaimana dan kemana saja’ anda memasarkan brand anda akan menjadi semakin efektif.

Penting untuk diperhatikan!

Semua yang saya bagikan pada blog ini adalah metode untuk membagun blog yang serius sebagai ladang penghasilan jangka panjang. Jadi penjelasan mengenai cara melakukan branding di atas tidak cocok bagi anda yang hanya ingin sekedar membuat blog untuk bermain adsense.

Proses Branding hanya akan bermanfaat bagi anda yang ingin menghasilkan uang secara maksimal melalui blog (ads – affiliate – menjual produk/jasa sendiri).


Dan yang harus selalu diingat – branding bukanlah pekerjaan yang hanya anda lakukan 1 kali saat awal membangun blog/web. Ini adalah kegiatan yang berkesinambungan seiring perkembangan dari blog anda – juga tidak ada rumus sukses yang sama untuk masing-masing blog.

Dedikasi dan loyalitas sangat diperlukan untuk membuat sebuah blog yang populer serta menguntungkan secara finansial. Tolak ukur sukses-tidaknya proses branding bukan ditentukan dari seberapa lakunya produk/jasa anda, namun seberapa setianya visitor atau konsumen anda.

Akhir kata, semoga bermanfaat dan membuka wawasan! Silahkan tinggalkan pertanyaan atau komentar – saya pasti akan senang menjawabnya.

6 komentar:

  1. Nyimak untuk belajar gan., salam kenal mau belajar seo itu apa. hehe

    BalasHapus
  2. Terima kasih, sekali lagi saya mendapat informasi yang berguna. Semoga saya bisa seperti agan ini.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2, good luck gan! Semoga semua Blogger di Indonesia bisa sukses bersama...

      Hapus
  3. pertanyaannya adalah bagaimana dan kemana saja untuk memasarkan brand kita?

    masih berusaha memahami apakah "brand" itu.. apakah sebuah ciri khas kita dalam penulisan artikel ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yang termudah dan tercepat untuk memasarkan brand ya di tempat2 target market blog kita biasa berkumpul.

      Ciri khas dalam penulisan dapat menjadi bagian dari brand - memperkuat image brand.

      Hapus
    2. ok terima kasih mas...
      sedikit tercerahkan.. hahaha

      Hapus