Teknik SEO Psikologi: Yang Meningkatkan Visitor dan Posisi Blog Anda!

By
Saat anda mencari informasi mengenai teknik SEO di Google Search – apa yang anda temukan?

Sebagian besar hasilnya tidak jauh-jauh dari seputar materi SEO on page dan off page dasar, iya kan? Bagi mereka yang baru belajar SEO – hal ini tentu sangat berguna untuk menambah wawasan. Namun untuk anda yang sudah cukup lama menggeluti dunia blogging, informasi tersebut tentu tidak cukup bermanfaat.

Anda butuh materi strategi SEO yang benar-benar bersifat metode, dengan kata lain – langkah demi langkah yang dapat membantu membuat Blog/Web anda melesat ke atas dan mendapatkan lebih banyak pengunjung – karena memang inilah tujuan dari SEO.

teknik seo untuk meningkatkan visitor dan peringkat blog

Dan karena saya memang membuat HWSEO sebagai tempat belajar SEO tingkat lanjut, maka berbagai artikel yang disajikan disini lebih ke arah langkah-langkah, metode, dan pemahaman yang langsung dapat anda praktekkan. Begitupula pada artikel kali ini.

Saya menggunakan embel-embel psikologi karena pendekatan dari teknik ini memang lebih ke arah visitor sebagai end user (target anda sebenarnya).

OK! Sudah siap?

Baca baik-baik semua penjabaran di bawah ini agar anda mendapatkan pemahaman yang benar.

Apa Pengaruh Psikologi Manusia Terhadap Teknik SEO?

Sebelum saya menjawab ini, mari kita melihat faktanya:

Google terus berusaha mengembangkan mesin pencarinya menjadi semakin humanis (seperti film fiksi ilmiah yah...), tapi memang seperti itulah yang terjadi.

Buktinya???

Peluncuran Hummingbird – yaitu sebuah algoritma yang berusaha memahami keinginan dari visitor sebenarnya saat mereka mengetikkan ‘kata atau kata-kata’ (keyword) pada kolom pencarian Google.

Memang belum sempurna, tapi bukan berarti tidak memberikan dampak yang signifikan. Karena tidak mungkin para Superstar SEO Dunia ‘berbondong-bondong’ lebih memfokuskan perhatian mereka ke arah Semantic Search jika ini bukan sesuatu yang penting bagi bisnis mereka.

Data analisis terbaru yang dikeluarkan Searchmetrics juga mengungkapkan hal ini:

penggunaan proof terms sebagai teknik seo

Bisa dilihat, untuk ribuan keyword yang dianalisa – 78% dari Situs-Situs yang menguasai posisi 1 hingga 30 – semuanya menggunakan proof term di sekitar keyword utama mereka.

penggunaan relevant terms sebagai teknik seo

Dan yang menyenangkannya – 53% dari Situs-Situs yang menguasai posisi 10 besar ternyata juga menyertakan relevant terms di sekitar keyword utama mereka.

Hubungannya dengan psikologi?

Bagi anda yang belum menyadarinya, aktifitas kita di dunia maya (browsing) itu selalu “dimata-matai” – oleh Google.

Sebagai contoh:
  • Saat seseorang mencari informasi desain kantor, maka biasanya dia juga akan mencari informasi tentang bahan-bahan interior tertentu / toko bangunan / furniture kantor, dsb yang masih berhubungan.

Nah, aktifitas ini akan dicatat dan di-data oleh Google sebagai salah satu dasar perangkingannya.

HasilnyaWeb/Blog yang menyediakan mayoritas informasi yang ‘mungkin’ dicari oleh visitor saat mengetikkan sebuah "keyword tertentu" lebih besar kemungkinannya untuk berada di posisi atas dalam Google Results.

Dengan kata lain, membuat Blog Niche Berkualitas adalah langkah termudah untuk memenangkan persaingan di SERP - karena lebih cepat mendapatkan Authority dari Google.

Dan data terbaru yang saya lampirkan diatas adalah Buktinya...

Selanjutnya... Teknik Meningkatkan Visitor dan Rangking Blog

Pada bagian ini saya akan membahas untuk Blog yang sudah 'hidup dan berjalan'.

Seperti yang telah berkali-kali saya singgung dalam postingan-postingan di blog ini, User Experience (pengalaman pengguna) semakin menjadi salah satu faktor SEO vital yang mendapatkan point besar dari Google untuk menaikkan posisi Blog/Web kita.

Agar saya tidak dianggap membual, kembali saya akan memberikan data analisis terbaru. Saya hanya akan memberikan contoh 2 data faktor user experience saja disini:

teknik seo dengan meningkatkan ctr blog di google search

Bisa dilihat bahwa posisi 1 memiliki CTR yang sangat tinggi.

“Ya jelas saja CTR-nya tinggi, kan di posisi 1. Iya kan?”

Salah!

Untuk posisi 5 besar, bukan peringkat yang menentukan CTR – tapi CTR yang menentukan peringkat.

Saat anda mengetikkan sebuah kata kunci untuk mencari informasi di Google Search, berapa posisi yang dapat anda lihat dalam hasil pencarian?

Umumnya posisi teratas hingga 3 posisi dibawahnya akan langsung tertangkap mata anda (kecuali jika ada ads disana), dan saya yakin anda juga akan meng-scroll ke bawah – membaca sekilas judul dan deskripsi yang diberikan Google hingga setidaknya sampai posisi 6 atau 7 sebelum meng-klik salah satunya.

Pertanyaanya, apa anda selalu pasti akan meng-klik yang no. 1?
Mengapa anda memilih meng-klik yang no. 2 – no. 5 – no. 7?

Selanjutnya...

meningkatkan time on site sebagai salah satu strategi seo

Data diatas menunjukkan nilai korelasi yang relevan antara time on site dengan posisi sebuah laman di SERP – dimana perbedaan posisi 1 dan 2 dengan yang di bawahnya cukup signifikan.

Lalu apa yang dapat kita ambil dari 2 data diatas?

Intinya, jika ingin mendapatkan lebih banyak pengunjung ke blog dan memenangkan persaingan di SERP, maka tingkatkan CTR dan time on site pada Blog anda.

Caranya?

Lagi-lagi faktor psikologi berperan disini.

Lebih dari seminggu yang lalu, saya melakukan percobaan pada sebuah halaman artikel dimana keyword utamanya (bukan KW musiman) memiliki pencarian sekitar 18K/month – dan halaman 1 didominasi oleh Brand besar (blog saya sudah di halaman 1 - hanya saja selalu tertahan di posisi 9/10).

Dan seperti anda ketahui, Web news dan magazine diisi oleh penulis-penulis yang sangat paham mengenai copywriting. Kemampuan mereka dalam membuat Headline dan deskripsi yang mengundang klik tidak diragukan lagi. Jadi bisa dibilang semua yang muncul di halaman 1 sama menariknya untuk mendapatkan klik (jangan lupakan pula faktor Brand).

Disinilah tantangan saya. Saya mencoba menggali lebih dalam tentang keyword tersebut – siapa saja yang tertarik dengan keyword tersebut, informasi apa yang sebenarnya mereka inginkan, dll.

Berbekal data yang saya dapatkan, saya melakukan sedikit modifikasi pada Judul Artikel dan juga merombak gaya penulisan (cara saya menyampaikan konten) dalam halaman tersebut.

Apa yang terjadi?

bukti teknik seo psikologi dengan meningkatnya ctr

Saya berhasil meningkatkan CTR dari 3% menjadi 6% (ingat ya, ini untuk main keyword-nya saja – tidak termasuk puluhan long tail keyword yang saya menangkan untuk halaman tersebut).

Saya juga juga berhasil meningkatkan Avg. Time on Site pada halaman tersebut dari sekitar 2 menit menjadi 4 menit (gunakan GA untuk mengetahuinya – bukan data dari Hitstats).

Hasilnya?

Saat ini artikel saya sudah duduk manis di posisi 1 – diatas semua Brand-Brand besar tersebut.

“Ah terlalu repot... tinggal buat backlink kan beres.”

Benarkah?

Bagaimana jika saya mengatakan bahwa saya berhasil memenangkan keyword tersebut tanpa memberikan backlink satupun.

strategi seo psikologi sukses menaikkan posisi blog

Jadi apa kesimpulan dari artikel yang anda baca kali ini?
  • Targetkan visitor dengan jelas sebelum anda mengisi konten pada Blog anda. Atau jika Blog anda sudah sudah terlanjur hidup dan berjalan – maka kenali siapa mayoritas visitor yang berkunjung ke Blog anda (gunakan Google Analytics).
  • Semakin baik anda mengenal pengunjung Blog anda, maka semakin mudah pula anda menyajikan konten yang tepat buat mereka - buat ikatan kuat dengan visitor melalui konten-konten dalam blog anda. Hal ini nantinya akan meningkatkan User Experience yang akan didata oleh Google.
  • Hasil akhir? Tentu posisi yang semakin melesat ke atas dan visitor yang semakin meningkat.


That’s it! Semoga penjelasan dengan contoh langsung diatas cukup mudah untuk anda cerna.

Jangan lupa untuk meninggalkan komentar ataupun pertanyaan. Saya dengan senang hati akan menjawabnya.

4 komentar:

  1. "kenali siapa mayoritas visitor yang berkunjung ke Blog anda (gunakan Google Analytics)"

    Bisa dijelasin lebih detil mengenai cara mengenal visitor melalui GA? Maklum nubi hehehe

    Thanks sebelumnya dan sukses terus Mas Hendra! :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya itu yang harus bang Fuji pelajari.
      Cara membaca dan menggunakan data Google Analytics secara detail termasuk materi premium di kelas Blogging Path, jadi maaf - saya gak bisa bagikan secara umum.

      Tapi nanti saya akan bagikan beberapa template Google Analytics quick report siap pakai ke para subscriber.
      Hanya waktunya (kapan) yg belum saya tentukan.

      Hapus
  2. Waaah... keren. Bahkan sampai psikologinya manusia juga dianalisis. Thanks Gan. Blogwalking, mampir di blog ane ya Gan! :)

    BalasHapus
  3. Ini baru Informasi dan content sangat bermanfaat....terima kasih

    BalasHapus